- Dapatkan link
- X
- Aplikasi Lainnya
Chapter 2 "Tuanku, anda di sini," Aku berhasil mengalihkan pandanganku dari anak laki-laki itu setelah sekertaris Duke menyapa Tuannya. Tapi keelokan laki-laki itu membuat kesan yang kuat sehingga baru sebentar aku menoleh, aku sudah kembali memperhatikannya lagi. Rambut hitam dan mata emasnya bersinar seolah-olah mencoba mendominasi pikiranku. "Lucian," Duke memanggil anaknya dengan suara yang dingin, intonasinya tidak sama seperti saat ia memanggilku. Atmosfer disekelilingku pun terasa berat. "Ya, Ayah," “Kenapa kamu di sini?” Anak laki-laki yang tadinya menundukan kepalanya, mengangkat kepalanya, menatap wajah pria yang dipanggilnya Ayah. Namun ia malah menatapku, bukan pada ayahnya. Dan menjawab, "Saya dengar kabar, sang adik akan datang," “……hmm.” Menanggapi perkataan anaknya itu, sang duke secara langsung bertanya apakah anaknya itu menyukai situasi ini. “Iya.. Karena sudah lama Ayah tidak melakukan hal yang Ayah sukai. Jadi...